Sinergi Pasca-Pelantikan Dekopinda Cilegon: LAPENKOP Banten Siapkan Program Pelatihan SDM Berbasis Kebutuhan

CILEGON – Lembaga Pendidikan Perkoperasian (LAPENKOP) Wilayah Banten menegaskan komitmennya untuk langsung bergerak cepat melakukan pembinaan SDM pasca-resminya pelantikan pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cilegon. Acara pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Ballroom Hotel Royal Krakatau, Kota Cilegon, pada Rabu (30/9).
Hadir langsung dalam acara tersebut, Ketua LAPENKOP Banten, Tuti Alawiyah beserta jajaran timnya. Di sela-sela acara, Tuti mengungkapkan rasa bangganya terhadap progresivitas gerakan koperasi di bawah komando Ketua Dewan Koperasi Pimpinan Wilayah (Dekopinwil) Banten, Hasbi Sidik, yang terus melakukan akselerasi pembenahan kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.
“Sebagai bagian dari perpanjangan tangan dan mitra strategis Dekopinwil Banten, LAPENKOP Banten telah menyiapkan rangkaian program pelatihan khusus bagi para pengelola koperasi. Tujuannya jelas, agar kualitas SDM yang ada meningkat dalam menjalankan roda koperasi,” ujar Tuti Alawiyah. Tuti menambahkan bahwa pendekatan pelatihan yang diusung LAPENKOP Banten kali ini akan bersifat personal dan fleksibel. “Pelatihan yang kami berikan akan disesuaikan dengan kebutuhan riil tiap koperasi, karena kami memahami karakteristik dan tantangan yang dihadapi setiap koperasi berbeda-beda. Selain itu, penguatan managerial skill bagi seluruh pengelola menjadi kunci utama untuk melahirkan kinerja koperasi yang sehat dan akuntabel,” tegasnya.
Komitmen LAPENKOP Banten ini sejalan dengan arah kebijakan Dekopinwil Banten. Ketua Dekopinwil Banten, Hasbi Sidik, dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial belaka. “Pelantikan hari ini adalah bagian dari rangkaian pembenahan organisasi di 8 kabupaten/kota se-Banten. Dekopinda Cilegon harus mampu membina kerja sama yang erat dengan Pemkot Cilegon agar keberadaannya memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan ekonomi daerah,” tutur Hasbi. Menyambut tantangan tersebut, Ketua Dekopinda Kota Cilegon yang baru dilantik, Lilis Komariah, menyatakan bahwa langkah awal yang akan diambil pihaknya adalah melakukan audiensi serta pemetaan kondisi koperasi di Cilegon bersama dewan pakar dan pembina sebagai dasar penyusunan program kerja.
Dukungan penuh juga datang dari pihak eksekutif. Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, yang turut hadir menyaksikan pelantikan, berpesan agar seluruh pengurus Dekopinda Cilegon terus menjaga soliditas. ”Saya titip pesan agar terus jaga kekompakan. Caranya boleh berbeda-beda, tidak apa-apa, yang penting tujuannya sama,” ungkap Fajar memotivasi para pengurus.
Tim Lapenkop Banten

Ketua dan Tim Lapenkop Banten

Langkah Lapenkop Banten yang akan dilakukan kedepannya diperkuat oleh Robi Bratawijaya selaku Sekjen LAPENKOP sekaligus Master Training LAPENKOP Banten. Robi memaparkan rancangan teknis mengenai sinergi program pelatihan yang akan digulirkan ke depan. “Kunci keberhasilan koperasi modern ada pada adaptabilitas pengurusnya. Ke depan, kami di LAPENKOP Banten akan menyinergikan seluruh perangkat pelatihan, mulai dari kurikulum yang adaptif hingga metode training yang aplikatif. Sinergi program ini memastikan bahwa pasca-pelatihan, para pengurus tidak hanya membawa pulang sertifikat, tetapi membawa solusi nyata yang bisa langsung diterapkan di koperasi masing-masing,” jelas Robi.

Pada kesempatan yang sama, Laura Irawati selaku Ketua Bidang Diklat Dekopinwil Banten yang juga bertindak sebagai Pemandu dan Trainer di LAPENKOP Banten, menambahkan rencana strategis mengenai korelasi langsung antara diklat dan kinerja organisasi. Menindaklanjuti arahan Ketua Dekopinwil Banten untuk mendongkrak kualitas ekosistem koperasi, Laura menekankan bahwa pelatihan bukan lagi sekadar opsi, melainkan sebuah kebutuhan mutlak. “Sesuai dengan arahan dan komitmen Ketua Dekopinwil Banten peningkatan SDM adalah pilar utama jika kita ingin melihat kinerja koperasi melonjak sehat. Melalui bidang Diklat Dekopinwil yang bersinergi penuh dengan LAPENKOP sebagai eksekutor pelatihan, kami akan memastikan pengurus koperasi mendapatkan pembekalan intensif. Koperasi yang hebat lahir dari pengurus yang kompeten. Lewat program pelatihan terstruktur di LAPENKOP, kita targetkan standardisasi mutu pengelolaan koperasi di Banten dapat naik kelas secara nyata dengan kategori sehat,” urai Laura Irawati.

Acara pelantikan yang berlangsung dinamis ini diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama yang melibatkan Wakil Wali Kota Cilegon, jajaran kepala dinas Pemkot Cilegon, para Ketua Dekopinda se-Provinsi Banten, serta seluruh tamu undangan yang hadir. **

Pimpin Dekopin Banten, Hasbi Sidik siap majukan koperasi di Banten

Serang (ANTARA) – Musyawarah Wilayah II Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Banten menetapkan Hasbi Sidik sebagai ketua untuk periode lima tahun ke depan.

Ketua Dekopin Wilayah Banten terpilih, Hasbi Sidik, menyatakan komitmennya memperkuat organisasi dan memperluas jejaring kemitraan koperasi di Banten, termasuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Kami berkomitmen meningkatkan kinerja organisasi, membawa kemajuan bagi anggota dan masyarakat Banten, serta membangun jaringan, mendorong inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi antar koperasi dan pelaku usaha di Banten,” kata Hasbi Sidik di Serang, Rabu.

Hasbi berharap dukungan semua pihak untuk memajukan koperasi dan UMKM di Banten, termasuk Koperasi Desa Merah Putih yang saat ini masih terus dikembangkan jumlahnya.

Menurut data dinas Koperasi dan UMKM Banten, kata dia, dari total 1.551 unit KDMP yang direncanakan, sebanyak 828 lokasi atau 53 persen telah memiliki lahan terdata, sementara 723 lokasi atau 47 persen masih belum terdata.

Baca juga: Gubernur Andra Soni pastikan program prioritas presiden perkuat ekonomi

Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono yang hadir dalam Muswil II Dekopin Wilayah Banten pada Senin (16/2) di Pendopo Lama Gubernur Banten itu, menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan Dekopinwil Banten periode 2020–2025 atas kontribusi selama lima tahun terakhir.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dekopinwil Tahun 2020–2025 atas perjuangannya selama lima tahun yang penuh dinamika,” katanya.

Ia mendorong agar kepengurusan baru Dekopinwil Banten mampu memperkuat program Koperasi Merah Putih, termasuk pembentukan Toko Rakyat Serba Ada (Tora Sera) di berbagai daerah.

“Potensi ekonomi yang dimiliki daerah, khususnya di desa-desa, harus dikelola dan diorganisir secara profesional dalam wadah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” kata Ferry.

Menurut dia, potensi tersebut akan memberikan nilai tambah apabila dikelola secara kolektif.

“Sehingga potensi itu bisa menghasilkan nilai ekonomis yang dirasakan masyarakat desa,” ujarnya.

Baca juga: Penerima manfaat PKH Kota Tangerang diajak belanja di koperasi

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian produksi.

“Saatnya seluruh pelaku usaha lokal memproduksi sendiri aneka kebutuhan masyarakat. Hasil produksinya diprioritaskan untuk dijual di gerai-gerai ritel Kopdes Merah Putih,” kata dia.

Menteri Koperasi juga menilai, Banten memiliki potensi ekonomi besar dan strategis, mulai dari industri dan manufaktur, perdagangan dan jasa, perikanan dan kelautan, hingga pariwisata. Kedekatan wilayah dengan Daerah Khusus Jakarta menjadikan Banten sebagai simpul distribusi nasional.

Jika seluruh potensi itu dikonsolidasikan dalam ekosistem koperasi yang modern dan terdigitalisasi, koperasi di Banten diyakini dapat naik kelas. Dalam konteks tersebut, Dekopinwil diposisikan sebagai penggerak, pengarah, sekaligus penghubung antar-koperasi.

Sumber :
https://banten.antaranews.com/berita/372610/pimpin-dekopin-banten-hasbi-sidik-siap-majukan-koperasi-di-banten

Gubernur Andra Soni: Koperasi Merah Putih Pilar Ekonomi Kerakyatan

Gubernur Andra Soni menegaskan pentingnya penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi kerakyatan di Provinsi Banten.

Hal itu ia sampaikan usai menerima jajaran Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Senin (6/10/2025).

Pertemuan tersebut membahas langkah konkret untuk mengoptimalkan peran koperasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui sinergi antara pemerintah daerah, Dekopin, dan para pelaku koperasi.

Andra Soni menjelaskan, pembahasan bersama Dekopin berfokus pada upaya agar Koperasi Merah Putih di Provinsi Banten dapat berjalan maksimal.

Tentu dengan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk pemerintah dan Dekopin wilayah.

Sumber Berita :

https://bantenprov.go.id/berita/gubernur-andra-soni-koperasi-merah-putih-pilar-ekonomi-kerakyatan

Berita Terkait :
Menkop Tekankan Potensi Desa Bakal Diorganisir Dalam Wadah Kopdes Merah Putih